Permainan Asyik

Permainan Asyik: Puisi Indera
Alat : –
Partisipan : Perseorangan
Waktu : 20 menit
Tujuan : Membangkitkan kreativitas dalam memilih kata

Semua partisipan duduk membentuk lingkaran. Partisipan I menyebutkan sesuatu yang pernah dilihatnya. Partisipan berikutnya harus memerhatikan kata terakhir yang diucapkan Partisipan I. Dia harus menyebutkan sesuatu yang pernah didengarnya, tapi bagian akhir harus punya rima atau sanjak yang sama. Partisipan berikutnya menyebutkan bau yang pernah diciumnya dan makanan yang pernah disantapnya. Semuanya harus bersanjak yang sama.
Contohnya:
Partisipan I: “Saya pernah melihat mobil merah” (bersanjak “ah”)
Partisipan II: “Saya pernah mendengar lagu yang meriah.
Partisipan III: “Saya pernah mencium aroma mawar merekah.
Partisipan IV: “Saya pernah makan nasi di tengah sawah.”
Partisipan kelima mengucapkan sesuatu yang pernah dilihatnya. Dia tidak harus mencari kalimat yang bersanjak “Ah”. Dia bebas menentukan sanjak yang harus diikuti oleh ketiga partisipan berikutnya. Misalnya, “Saya pernah melihat burung terbang di angkasa” maka tiga partisipan berikutnya harus membuat kalimat yang berakhiran “sa”.
Setiap partisipan hanya diberi waktu maksimal 5 detik untuk membuat kalimat bersanjak.

Pertanyaan Refleksi:
1. Apakah Anda mengalami kesulitan mencari kata-kata yang tepat?
2. Apakah Anda merasa dapat menemukan kata yang lebih baik jika diberi waktu yang lebih lama?
3. Apa komentar Anda tentang proses permainan tadi jika dikaitkan dengan ayat ini: “Hai saudara-saudara yang kukasihi, ingatlah hal ini: setiap orang hendaklah cepat untuk mendengar, tetapi lambat untuk berkata-kata, dan juga lambat untuk marah” (Yakobus 1:19)?