Guru Besar yang jadi Guru Kecil

Guru Besar di kalangan akademik adalah posisi yang prestisius. Biasanya dia memberi kuliah di kelas paska sarjana.  Akan tetapi guru besar di Universitas Manado ini tetap meluangkan waktu untuk mengajar anak-anak kecil di kelas Sekolah Minggu. Dia adalah Prof. DR. Julyeta. P. A. Runtuwene, MS. Di tengah-tengah kesibukannya sebagai dosen dan isteri walikota Manado, encik Paula, demikian panggilan akrabnya, memiliki perhatian yang besar atas pelayanan anak-anak. “Jika mendapat jadwal, maka encik Paula mau mengajar Sekolah Minggu,” jelas pdt. Djenny Ratuliu.

Sebagai ketua Komisi Pelayanan Anak di Sinode Gereja Masehi Injili Minasaha (KPA GMIM), Paula membenahi kurikulum pengajaran Sekolah Minggu. Dia membentuk tim Bina Anak yang terdiri dari pendeta dan guru sekolah minggu. Mereka bersama-sama menyusun sebuah buku pegangan mengajar yang lengkap dengan metode yang variatif.

Tim Bina Anak berfoto bersama failitator dari tim Footprints

Untuk meningkatkan kemampuan tim penulis di Bina Anak, maka KPA GMIM menyelenggarakan pelatihan menulis bertempat di rumah dinas walikota. Mereka mengundang pengelola penerbit Footprints sebagai fasilitator. Selama 2 hari, fasilitator yang terdiri dari Purnawan Kristanto, Agustina Wijayani dan Agus Dwi Cahya ini memberikan tips-tips praktis. Selain teori, peserta juga mengadakan workshop menulis. Dengan antusias peserta mengadakan penggalian alkitab dengan metode induktif, kemudian menuangkannya dalam sebuah renungan. Saat bersama-sama membahas tulisan masing-masing, peserta terlibat dalam diskusi yang hangat dan bergairah.

Salah satu kelompok sedang workshop PA Induktif

Sebelum pulang ke Yogyakarta, tim fasilitator diterima oleh encik Paula di rumah dinas walikota Manado. Encik Paula mengucapkan terimakasih atas kesediaan tim Footprints menjadi fasilitator. Selain itu, dia juga mengemukakan ide-idenya agar pelayanan sekolah minggu menjadi semakin baik [PK].

Tim Bina Anak dan Footprints berfoto bersama ibu Paula

Pertemuan di rumah dinas walikota Manado

Leave a Reply